File Sharing dengan NFS di CentOS

CentOS akan mengaktifkan firewall secara default sehingga semua akses dari luar akan ditolak. Untuk kepentingan praktikum ini, ada baiknya untuk sementar semua rule firewall dihapus. Gunakan perintah  iptables –F. Samakan class IP sever dengan IP client. Ubah setting Network menjadi Bridge Adapter.

Untuk Server, setting komputer dengan menggunakan IP, misal: 10.10.4.51. kemudian, masuk ke terminal. Jika kita login sebagai Root, maka keluar dari root dengan mengetikkan #cd.. Lalu buatlah sebuah folder, misalnya bernama “ia03”. Cara membuat folder melalui terminal dengan menggunakan perintah #mkdir nama_folder.

Masuk ke file /etc/exports melalui editor nano à #nano /etc/exports , Ketikkan nama folder yang dibuat tadi, masukkan alamat IP client dan netmask-nya, serta ketentuan yang diberlakukan oleh folder tersebut à /ia03 10.10.4.97/255.255.255.0 (rw,syinc). Disini kita buat saja (rw, sync). (rw) –> klien bisa merubah file. (sync) –> menjawab permintaan sesudah permintaan perubahan dilakukan pada disk drive. File Exports digunakan untuk mengatur folder mana saja yang akan di sharing dan klien mana saja yang diperbolehkan untuk mengaksesnya. Kemudian simpan dengan menekan tombol Ctrl+O, lalu  keluar dengan menekan tombol Ctrl+X.

 

 

Masuk ke #nano etc/hosts.allow . File Allow digunakan untuk mengizinkan IP mana saja yang terhubung ke server. Lalu ketikkan portmap, alamat IP dan netmask-nya. Setelah itu, simpan konfigurasi tersebut. Setelah itu jangan lupa melakukan restart dengan perintah /etc/init.d/nfs restart.

Jalankan portmap dan nfs-nya. Untuk menjalankan portmap, ketikkan # /etc/init.d/portmap start atau #service portmap start, sedangkan untuk menjalankan nfs ketikkan # /etc/init.d/nfs start atau #service nfs start .  setelah semua OK, saatnya kita melakukan percobaan.

 

Buatlah koneksi antara server dengan klien dengan perintah #mount. Disini kita sebagai Client dan mencoba mengakses folder “ia03” yang ada di server dengan IP address 10.10.4.82. perintahnya yaitu #mount  10.10.4.82:/ia03 /mnt. Untuk menghilangkan perintah #mount, ketikkan # umount. Untuk melihat apakah sudah ter-mounting otomatis, gunakan perintah # df.

 

Misal, di dalam folder ia03 ada beberapa file. Untuk melihat isi folder, ketikkan #ls. Agar client memiliki hak akses read dan write terhadap file-file tersebut, beri akses dengan mengetikkan perintah #chmod 777 nama_file. Maka pada saat client mengetikkan perintah #cat nama_file , client dapat membaca dan mengubah isi file tersebut.

 

About resariski

me - Resa - a girl who was born at December 16th is the youngest daughter (from 4 brothers) in my family. This is my official weblog. View all posts by resariski

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: