Plastik Daur Ulang – Oxium

Dalam setahun, sekitar 1 trilyun kantong plastik digunakan oleh penduduk dunia. Ini berarti setiap menitnya ada sekitar 2 juta kantong plastik yang dibuang atau setiap orang menggunakan sekitar 170 kantong plastik tiap tahun. Padahal untuk memproduksi plastik, setiap tahunnya diperlukan 12 juta barel minyak dan 14 juta batang pohon yang mengemisikan gas rumah kaca ke atmosfer. Dibutuhkan waktu 1000 tahun agar plastik terurai dalam tanah. Mengapa lingkungan hidup kesulitan mengurai plastik? secara kimiawi umumnya bahan baku plastik terbuat dari minyak bumi, karena itu plastik yang terbuang sulit diurai oleh mikroba dalam tanah sehingga mengancam kesuburan tanah.

Daya tahan plastik, menurut Presiden Direktur Tirta Marta, Sugianto Tandio, karena kestabilan fisiko kimianya yang sangat kuat. Struktur plastik berupa polimer dengan unsur utama karbon dan hidrogen. Polimer itu mirip rantai, dan karbon sebagai anak rantainya yang terikat erat. Sedangkan setiap karbon akan tersambung dengan hidrogen. Kaitan antara karbon dengan karbon atau karbon dengan hidrogen ini sangat kuat, sulit diceraiberaikan.

Pegiat lingkungan berupaya mengajak masyarakat untuk melakukan 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Recover). Namun hal ini dinilai belum efisien karena masih banyak masyarakat yang belum melakukannya. Ada beberapa cara untuk mengurangi efek negatif dari penggunaan kantong plastik yang sangat sulit terurai tersebut, yaitu dengan menggunakan plastik degradable yang lebih mudah terurai dibanding kantong plastik biasa.

Ada dua jenis kantong plastik  degradable yang ada saat ini, yaitu kantong plastik Ecoplas dan Oxo-degradable. Kantong plastik ecoplas adalah kantong plastik yang bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan, sedangkan kantong plastik oxo-degradable adalah kantong plastik dari bahan biasa dengan penambahan zat aditif yang dapat mempercepat proses oksidasi kantong plastik tersebut. Kantong plastik ecoplas berasal dari tanaman seperti jagung ataupun singkong. Teknologi pembuatan plastik dari tanaman berkarbohidrat seperti singkong sendiri sudah ada sejak 30 tahun lalu dan kini banyak beredar di Internet. Namun karena bahan jagung lebih mahal daripada singkong, maka kantong plastik ecoplas di sekitar kita (di Indonesia) lebih   banyak berasal dari singkong. Kantong plastik ecoplas yang berasal dari jagung dijual dengan harga 500% dari harga kantong plastik biasa, sedangkan yang berasal dari singkong dijual dengan harga hanya 120%-130% dari harga kantong plastik biasa. Kantong plastik ecoplas diuraikan oleh bakteri pengurai, oleh karena itu waktu penguraiannya akan bergantung kepada jumlah bakteri pengurai. Kantong plastik ecoplas yang disimpan di gudang penyimpanan atau di laci yang memiliki sedikit bakteri pengurai akan terurai jauh lebih lama daripada kantong plastik ecoplas yang terkubur di dalam tanah.

Tirta Marta, sebuah perusahaan yang terletak di daerah Tangerang, telah mengeluarkan kantong plastic yang dapat terurai dalam waktu 2 tahun yaitu kantong plastik Oxo-degradable atau yang sering kita temui sehari-hari dengan nama produk Oxium yang hanya membutuhkan oksigen agar dapat teroksidasi. Tirta Marta mengembangkan zat tambahan dapat membuat karbon dan hidrogen tidak lagi sekukuh sebelumnya. Jika terkena oksigen dari udara, sinar matahari, atau panas, plastik ini akan berubah menjadi karbondioksida, air serta biomassa yang tidak berbahaya bagi tanah.

Oleh karena itu, dimanapun ia disimpan selama masih ada oksigen maka akan mudah terurai. Sementara kita ketahui bahwa seperlima atmosfer kita adalah oksigen. Pemberian zat aditif dapat mempercepat periode penguraian plastik secara oksidasi dari alaminya selama ribuan tahun menjadi dua tahun.

Oxium tidak akan mencemari lingkungan, penambahan oxium sebanyak 5%dapat mempercepat degradasi styrofoam untuk makanan dan plastik. Waktu penguraian yang biasanya 500 tahun dapat diperpendek menjadi 2 tahun untuk plastik dan 4 tahun untuk styrofoam. Tentu berbeda-beda, tergantung bantuan sinar ultraviolet, panas, cahaya, dan oksigen.

Di dunia hanya ada beberapa perusahaan yang menguasai teknologi zat aditif pengurai plastik dalam waktu singkat, yakni EPI dari Kanada, D2W dari Inggris, Willoridge dari AS, dan Symphony.

Sumber:

http://www.attayaya.net/2011/03/plastik-dua-tahun-terurai.html

http://swa.co.id/2011/03/bisnis-seksi-sang-inovator-kantong-plastik/

http://erabaru.net/iptek/80-bumi-lingkungan/15873-oxium-percepat-degradasi-kantong-plastik

About resariski

me - Resa - a girl who was born at December 16th is the youngest daughter (from 4 brothers) in my family. This is my official weblog. View all posts by resariski

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: